Surveyor Indonesia: Integritas yang menjaga negeri

Sica Harum

Sica Harum

CEO, Head of Content at Arkea
Create content based on data. She has more than 10 years experiencing in journalism and digital content, specialized in narrative journalism.
Sica Harum
featured-menerbitkan-buku-bumn
Commemorative Book- PT Surveyor Indonesia (Persero)

Selayaknya sebuah peringatan, buku “Integritas Membangun Negeri: 25 Tahun PT Suveyor Indonesia Berkarya” penuh dengan catatan panjang perjalanan perusahaan, termasuk di dalamnya ialah disposisi yang memerintahkan agar PT SI ditutup. Bagi awam, buku ini dapat memperkaya wawasan tentang industri TIC (testing, inspection & certification).

Terdiri dari tiga bagian besar, buku ini membagi diri dalam hal sejarah, karya nyata dan cita-cita.

Bab pertama, memaparkan sejarah. Bagaimana sebuah BUMN yang pernah diperintahkan untuk tutup, justru eksis hingga kini. Juga tentang bagaimana gejolak itu justru menyalakan semangat para pegawai untuk membuktikan diri.

PT Surveyor Indonesia (PT SI) didirikan tahun 1991 dengan satu alasan. Yaitu menjalankan fungsi PSI (pre shipment inspection) alias pemeriksaan barang-barang impor di negara asal, sebelum dikapalkan dan dikirim ke Indonesia. Tujuannya, agar tak ada lagi penumpukan di pelabuhan. Barang-barang yang sudah diperiksa itu, langsung dikirim ke penerima tanpa pemeriksaan ulang di Indonesia.

Tahun 1997, fungsi itu resmi dihentikan.

Tapi perusahaan itu menolak mati.

Kompetensi awal dalam bidang PSI menjadi cikal bakal pengembangan bisnis di bidang lain. Para pegawai PT SI di era itu (1995-1997) yang tahu betul bagaimana gejolak dan perjuangan perusahaan, berbagi cerita di buku ini. Dan terbukti, kompetensi yang berkembang telah memperpanjang usia perusahaan. Ada drama. Ada keyakinan bertahan. Ada semangat berjuang.

Lepas dari masa kritis, semakin banyak yang dikerjakan PT SI dalam waktu yang terus beranjak. Lingkup jasa meluas di berbagai bidang, mulai dari urusan miyak dan gas bumi sampai ISO pelayanan haji serta tugu berkode pos Indonesia di tapal batas.

Bab II dalam buku ini, meski tidak menyajikan semua karya namun cukup mewakili rentang kerja PT SI. Karena itu bagian ini penuh dengan paparan proyek dengan story telling kuat, dilengkapi foto menawan dan infografis menarik. Bagi awam, juga mahasiswa, bab II buku ini bisa memberikan gambaran lebih jelas terkait kontribusi PT SI dalam sebuah kerja kolektif membangun Indonesia.

Apa cerita di balik pelarangan ekspor pasir laut ke Singapura? Bagaimana proses monitoring BBM di kapal dijalankan PT SI agar tak terjadi kebocoran anggaran subsidi? Atau bagaimana studi awal PLTN dilakukan? Ada 28 proyek yang dipaparkan di buku ini, sebagai wakil dari gambaran pekerjaan PT SI yang berkontribusi langsung kepada kepetingan negara.  Adapun cita-cita PT SI selanjutnya, dirangkum dalam Bab III buku ini.

BUKU-PTSI

Kerja di balik layar

Pengerjaan buku ini tergolong cepat -bahkan sangat cepat-, jika dibandingkan dengan kerangka waktu kerja ideal 3-4 bulan. Tantangan terbesar ialah dokumentasi yang belum sepenuhnya diperlakukan sebagai aset. Plus, rentang kerja perusahaan yang luas, dan menyentuh berbagai macam bidang kehidupan.  Begitu juga halnya dengan narasumber dengan segala keterbatasan waktu, dan beberapa di antaranya juga sudah tak “berumah” lagi di PT SI.

Tim Arkea.id dari awal membangun komunikasi, sekaligus menentukan outline buku bersama perusahaan. Wawancara, riset, dan pemotretran, dilakukan pada tahap awal. Penulisan dilakukan secara paralel dengan proses layout dan desain dalam format dua buku: Softcover ukuran B5 dan Coffee Table book (26x27cm).

Seperti umumnya proyek kreatif, proses ini pun tak lepas dari dinamika yang menarik.   Namun, semua tantangan itu dapat terjawab dengan semangat besar menuntaskan buku ini. Tepat pada peringatan ulang tahun ke-25 PT SI pada 1 Agustus 2016, buku ini menjadi penanda manis momen istimewa tersebut.

Terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerjasama dengan sangat baik. Awesome!

 

Leave a Reply