Hal-hal yang Bisa Dilakukan Saat Menunggu Seri Buku Baru Terbit

Josefa Arybowo

Josefa Arybowo

Literary enthusiast who put huge interest in music and photography. Black coffee, pencil, and notebook are her inseparable companions.
Josefa Arybowo

Latest posts by Josefa Arybowo (see all)

Sejumlah penulis menuliskan novelnya secara berseri: J.K. Rowling dengan Harry Potter, E.L. James dengan Fifty Shades, Dewi Lestari dengan Supernova, Ayu Utami dengan Bilangan Fu, dannnnn masih banyak lagi.

Sebagai pembaca, Anda adalah seorang yang sangat antusias membaca novel-novel tersebut. Ketika sudah tuntas, Anda pasti jadi penasaran untuk menantikan kelanjutan ceritanya. Rasanya tidak sabar segera bertemu dengan tokoh-tokoh kesayangan yang dihadirkan oleh para penulis favorit.

pen_notebook

Namun, Anda tahu bahwa seri berikutnya tidak mungkin dirilis dalam waktu dekat, dan tidak ada yang tahu kapan buku selanjutnya akan terbit, termasuk penulisnya sendiri. Padahal, Anda belum ingin kembali ke kenyataan atau belum siap berpisah dari cerita tersebut, apalagi untuk membaca novel yang baru.

Daripada bersedih, sebenarnya ada sejumlah hal produktif yang mungkin bisa Anda coba lakukan di saat menunggu seri terbaru terbit. Mau tahu apa saja?

 

  1. Menulis fan fiction
  2. fic-anne-jamison-book-reviewJika Anda sudah sangat lekat dengan sebuah novel dan tidak bisa berhenti “berinteraksi” dengan tokoh-tokoh di novel tersebut, mengapa tidak mencoba menuliskan apa yang Anda bayangkan dalam bentuk fan fiction? Anda dapat berkreasi sebebas mungkin dan dapat mengeksplorasi cerita kesukaan Anda sedalam dan seluas mungkin. Keuntungan pertama yang Anda dapatkan, Anda punya waktu lebih banyak untuk bisa “menghabiskan waktu” bersama tokoh-tokoh favorit. Kedua, kemampuan menulis Anda bisa terasah. Siapa tahu, Anda malah bisa menulis serial Anda sendiri, dan menerbitkannya.

  3. Membuat review
  4. Anda sudah membaca buku-buku serial tersebut hingga berkali-kali. Anda sudah sangat hapal detail-detail di dalam cerita, kelebihan, kekurangan, bahkan hal-hal yang mungkin saja luput dari pembaca lain. Segera buat review-nya! Lalu kirim ke Goodreads, Kirkus, situs-situs buku lokal, atau bahkan koran dan majalah. Membuat review buku tidak hanya bermanfaat bagi pembaca lain, tetapi juga bermanfaat bagi Anda dan…..penulis favorit Anda.

  5. Menyusun fan theory atau kritik

Biasanya fan theory banyak dikemukakan pada novel-novel sci-fi atau detektif, mengingat genre tersebut memiliki penjelasan ilmiah. Jika Anda memang memiliki argumen atau teori tertentu mengenai novel kesukaan Anda, coba sampaikan lewat tulisan. Tidak ada salahnya untuk membagikan argumen ini di forum-forum terkait atau malah membuat semacam opini yang dapat tayang di media. Bahkan, jika Anda memiliki komunitas fan yang sama-sama bisa menyusun fan theory, Anda dapat mengompilasikannya menjadi sebuah buku yang jika dikemas dan diterbitkan dengan baik bisa bermanfaat bagi pembaca yang lain.

 

Tertarik mencoba?

Leave a Reply