#CeritaAnakMagang: Seru banget jaga bazaar buku!

Arkea Story

Arkea Story

Focusing on writing services, pre press & printing, media services and publishing services, we elevate your brand by your own stories.
Arkea Story

Apa yang bisa dipelajari dari sebuah program magang? Ini cerita Amanda Vanyakila saat jadi anak magang Arkea.

Amanda Vanyakila, akrab dipanggil Vanya, ialah salah anak magang di Arkea. Ia magang selama dua bulan, berakhir 30 April 2019. Lulusan Sastra Inggris Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2016 langsung ikutan magang pascawisuda bulan Januari 2016. Sambil ngisi waktu ngelamar kerja, katanya. “Daripada gabut!”

Berikut ini obrolan singkat dengan Vanya, tentang apa yang ia pelajari dari program magang di Arkea. Dia banyak menjawab wawancara ini dengan Bahasa Inggris, mungkin biar keliatan ada hasilnya kuliah di Sastra Inggris. #eh :p

Vanya-tugasku

1. Berapa lama magang di Arkea dan kenapa sih kok mau magang?

First of all.. Thank you so much! Semoga Arkea semakin sukses juga ya.  Amiiin. Kalau ditanya kenapa mau ikutan magang, sebetulnya bingung juga jawabnya. Cause I was like, why wouldn’t I? Surga banget enggak sih kerja di publishing house  gini buat aku yg suka baca buku. Terus bisa baca buku like anytime, hihi... Plus, ilmu yang aku pelajari back then on my college year juga bisa kepake. So, it is a great opportunity indeed for me!

2. Apa saja yang kamu kerjakan selama di Arkea?

What I do here is, I was involved in a directory project book. The book entitled “100 Ulasan TK di Jakarta dan sekitarnya.” (Bukunya sedang dalam proses). Basically, my responsibility is to follow up every kindergarten in town and encourage them to join the project (jadi biar bisa diliput dan ditulis).  Sempat diajak liputan langsung juga, dan belajar jadi editor amatiran. Sempat ngerjain terjemahan tapi enggak banyak. Trus, jaga bazaar buku.

3. Apa pengalaman menarik kamu selama magang?

Hmm…I would tell you more like my favorite experience here is jaga bazaar di Bank Indonesia. Hahaha, I know maybe you guys won’t expected this but truth to be told. Jaga bazaar itu nggak segampang yang gue kira dan..yep,  gue salah udah underestimate kalau jaga bazaar itu piece of cake. By the way, we are talking about book bazaar here. Why so? Why it is not as easy as I thought? Karena kita harus mengerti tentang bukunya dan penulisnya, minimal tahu sinopsinya lah. Nah, di bazaar itu, buku yang dijual ya buanyaaak banget. So, I literally googled each books there and make sure if someone asked me about the books, I can answer correctly what it is all about. And yes, during the bazaar, I learned a lot. It makes bazaar buku di BI is one of my fav experience throughout my internship in Arkea.

Vanya berjaga di bazaar.
Vanya berjaga di bazaar BI

4. Boleh loh kalau mau kasi kesan pesan untuk tim Arkea dan pembaca blog Arkea. Siapa tau ada yang mau magang juga. 😀

Pesannya…… Semangat terus yaaa teman-teman di Arkea! Semoga Arkea bisa makin besar, proyeknya makin banyak dan rekrut aku kembali ya hahahahaha (with a great salary as well tapi hahaha no, just kidding). Terus banyakin ngumpul bareng gitu dong sesama pegawai Arkea, biar beda kantor jadi kan tetep bisa makin akrab. I wish nothing but the best for Arkea in the future! Suatu kebanggaan banget sih bisa magang di sini. Maaf ya panjang ceritanya jadi kaya curhat.

 

Terima kasih Vanya. Kontribusi kamu bikin Arkea makin berwarna! Sukses buat pekerjaan barunya ya.

 

2 thoughts on “#CeritaAnakMagang: Seru banget jaga bazaar buku!

Leave a Reply